Beras Pariwisata di Beras di Gunung | Pemandangan indah

Jatiluwih Berdasarkan Tur Sawah di Gunung dengan pemandangannya yg indah. Sebagai orang-orang Indonesia, pemandangan persawahan hijau absolut bukan orang-orang asing? Namun, bidang bertekstur dan tamborin jarang ditemukan. Tentunya di tempat-tempat tertentu wajib ada desain lapangan semacam ini.

Baca juga : Nusa Penida Tour Packages dan Nusa Penida Tour

Satu di Bali, yaitu di Jatiluwih. Beras Jatiluwih Wisata Jatiluwih di pegunungan sangat populer di Bali. Tempat atraksi ini menyajikan pemandangan sawah yg indah. Dengan teras teras yg besar dan padat dan sawah.

Kami berhenti di daerah wisata Sawah Teras Jatiluwih, keesokan harinya seusai kunjungan kami dari Pura Ulun Danu Beratan di Bedugul ketika kembali ke Denpasar. Jalan menuju Sawah Jatiluwih absolut terpuntir sebab lokasinya di pegunungan. Karena itu, buatlah obat anti mabuk untuk Kalian yg mudah mabuk dalam perjalanan yg membikin berbelok di gunung.

Teras Sawah Jatiluwih terletak di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Untuk memasuki Beras Padi Jatiluwih, pengunjung dikenakan anggaran masuk. Untuk pengunjung domestik untuk 15 rb, untuk luar negeri 40 rb pada waktu itu. Tetapi harga dapat berubah.

Kami terletak cocok di depan bangunan restoran 2-lantai yg menghadap ke sawah. Ada berbagai restoran yg menyediakan prasmanan di sini. Tapi kami memilih restoran di lantai 2, sebab terang untuk menikmati pemandangan sawah ketika makan siang.

Segera seusai kami berakhir makan siang, kami segera turun ke sawah. Melihat jalan-jalan yg dilemparkan ke sawah. Jadi jangan takut sepatu kotor.

Ternyata Teras Sawah Jatiluwih Bertingkat lebih luas daripada sawah dibandingkan dengan Sawah Tegallalang di Ubud. Kami tak beruntung ketika kami datang ke sini, sebab para petani telah memanen padi. Jadi tak terkesan tebal alias terkesan hijau alias kuning lagi. Tetapi pada ketika itu petani baru saja menanam padi mereka, jadi tetap terkesan agak hijau meskipun tak tebal.

 

Waktu yg cocok untuk datang ke sini merupakan di bulan Februari dan April. Karena bulan ini, padi akan tumbuh lebih tinggi berwarna hijau alias kuning. Dan di bulan Juni dan Juli, telah waktunya bagi mereka untuk menuai.

Namun pemandangannya tetap terkesan keren di tengah sawah. Sungai kecil mengalirkan air bersih di kurang lebih sawah untuk irigasi. Kelapa tersebar luas di sawah.

 

Sebuah rumah kecil untuk para petani beristirahat, terkesan di berbagai lokasi. Dan dengan Gunung Batukaru sebagai latar belakang, membikin pemandangan Terasering Jatiluwih terkesan lebih indah.

Udara di kurang lebih sawah yg dingin. Namun tak sekeren obyek wisata Pura Danu Beratan Ulun alias di kurang lebih Gunung Batur yg lebih tinggi dari daerah wisata ini.

 

Sawah Jatiluwih merupakan salah satu sawah paling populer dan paling bagus di Bali bersama Teras Rice Terrace, dan Munduk Rice Fields. Tempat wisata Jatiluwih Rice Terraces terletak di desa Jatiluwih, Penebel District, Kabupaten Tabanan.

Jarak dari Denpasar kurang lebih 1 jam 30 menit. Sekitar 50 km dari Denpasar. Dan Sawah Jatiluwih Beras di pegunungan juga telah ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO Dunia! Jadi, Kalian “harus” datang untuk menonton sendiri. Dapat menyewa kendaraan beroda empat dan memandu alias menyewa sepeda motor.