Tips Agar Dapat Beasiswa Kuliah Luar Negeri

Tips Agar Dapat Beasiswa Kuliah Luar Negeri

Untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi memang bukanlah perkara yang mudah, terlebih saat ini rangkuman biaya yang harus dibayarkan semakin besar saja. Ada beberapa orang yang memilih bekerja terlebih dahulu untuk mengumpulkan biaya kuliah, namun ada juga yang memilih kuliah sambil bekerja (biasanya menggunakan sistem kuliah blended learning).

Sebenarnya ada cara lain yang lebih mudah untuk diakali perihal biaya ini, yakni dengan mengandalkan beasiswa (dalam maupun luar negeri). Berikut ini ada beberapa tips untuk mendapatkan beasiswa, terutama beasiswa luar negeri seperti:

Cari Jenis Informasi Beasiswa

Beasiswa apa yang diinginkan? Menentukan pilihan jenis beasiswa yang diinginkan juga menjadi hal yang penting, pasalnya tidak setiap pemberi beasiswa menerapkan metode dan sistem penerima yang sama. Ada program beasiswa luar negeri yang hanya membebaskan biaya kuliah siswa saja, ada juga yang hanya menawarkan beasiswa untuk beberapa semester saja, ada yang menawarkan program beasiswa full dengan biaya hidup, dan lainnya, tentunya metode dan sistem dari setiap pemberi beasiswa akan sangat berpengaruh terhadap syarat dan ketentuan yang berlaku.

Bagi yang memilih jurusan IT karena prospek kerja lulusan IT terbilang luas dan sangat dibutuhkan, tentunya tes matematika di SAT maupun tes sains di ACT bukanlah hal yang sulit untuk dilalui.

Perkuat Kemampuan Bahasa Asing

Memiliki kemampuan bahasa asing ketika ingin mendapatkan beasiswa luar negeri merupakan hal yang wajib dimiliki, kemampuan berbahasa ini disesuaikan dengan negara mana yang dituju (umumnya bahasa Inggris) dengan pembuktian score pada tes tertentu. Hal ini bukan sesuatu yang aneh sebenarnya, karena tidak mungkin seseorang yang akan kuliah di luar negeri sama sekali tidak mampu berbahasa sesuai dengan negara yang ditujunya karena hal ini akan sangat mengganggu proses pembelajaran yang akan dijalaninya kelak.

Terlebih mahasiswa yang mendapatkan beasiswa memiliki kewajiban untuk mendapatkan nilai tinggi, jadi jangan heran jika persyaratan untuk peserta beasiswa terbilang cukup rumit terlebih untuk beasiswa luar negeri.

Lakukan Persiapan Application Essay

Beberapa universitas besar nan bergengsi yang berada di luar negeri seperti AS contohnya, karena banyaknya ajuan lamaran membuat universitas ini menerapkan sistem penulisan esai ‘personal statement’ untuk pelamarnya dengan tujuan mengenal pelamar lebih jauh. Sesuai dengan namanya, esai tersebut berisi tentang ketertarikan pelamar terhadap universitas yang dipilih. Tulislah application essay  dengan gaya yang menarik dan menonjol, namun tetap diisi perasaan yang tulus.

Bagi yang tertarik kuliah blended learning alias kuliah sambil bekerja, carilah universitas luar negeri yang menyediakan sistem kuliah ini untuk pemegang beasiswa. Universitas luar negeri tentunya menyediakan sistem kuliah ini, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Lakukan Persiapan Tes (SAT atau ACT)

SAT (Scholastic Aptitude Test) atau ACT (American College Testing) merupakan ujian akademik sebagai penentu apakah pelamar mampu belajar di universitas yang diinginkan, jika ingin mendapatkan beasiswa tentunya harus lulus tes yang satu ini.

SAT sendiri merupakan tes standar yang dilakukan di perguruan tinggi AS untuk calon mahasiswanya, tesnya diadakan setiap 6 kali dalam satu tahun ini dengan materi tes matematika dan bahasa Inggris (mirip tes psikologi, terdapat sinonim, antonim, dan lainnya seperti kata-kata sulit dalam bahasa Inggris). Sedangkan ACT merupakan tes yang hampir sama dengan SAT, hanya saja terdapat tes untuk sains.

Pilih Prodi yang Sesuai Kemampuan

Ada dua pertimbangan untuk memilih program studi, yakni program studi yang diminati saja tanpa kemampuan dan program studi yang dikuasai. Jika memilih menggunakan beasiswa sebagai acuan biaya, sebaiknya pilihlah program studi yang di dalamnya sudah dipastikan Anda memiliki kemampuan dalam bidang ilmu tersebut, dengan begitu kemampuan tersebut akan sangat membantu dalam proses pembelajaran nantinya sehingga Anda tidak mulai dari Nol (akan lebih baik jika memilih prodi yang dikuasai dan diminati).

Ada banyak prodi menarik yang bisa diambil oleh mahasiswa saat berkuliah di luar negeri, seperti salah satu prodi yang memiliki prospek pekerjaan tinggi seperti IT contohnya. Sebenarnya prospek kerja lulusan IT dimanapun ia ditempatkan memiliki prospek yang sangat tinggi, terlebih di luar negeri (Negara besar) yang terkenal akan kemajuan teknologinya.

Perbanyak Prestasi di Luar Bidang Akademik

Kemampuan akademik dengan nilai yang tinggi memang menjadi salah satu persyaratan yang wajib dimiliki oleh pelamar beasiswa, namun bukan berarti nilai akademik menjadi satu-satunya persyaratan. Selain nilai akademik, pihak admission officer juga menilai berbagai prestasi di luar akademik  yang akan sangat membantu dalam proses pendaftaran. Prestasi yang dimaksud bisa berupa prestasi dalam bidang olahraga maupun sains sebagai nilai tambah, termasuk juga aktivitas non-akademik (menjadi relawan contohnya).

Jadi pastikan untuk aktif dalam mengikuti berbagai kegiatan yang bermakna selama menjadi siswa, karena hal ini akan sangat membantu dalam mendapatkan beasiswa yang diinginkan.

Bukan hanya berbagai tips di atas, do’a juga merupakan bagian tips paling ampuh lainnya agar ikhtiar di atas bisa terlaksana secara maksimal. Mendapatkan beasiswa luar negeri memang bukanlah hal yang mudah, diperlukan usaha lebih dibandingkan ketika ingin mendapatkan beasiswa dalam negeri.Selain beasiswa luar negeri, sebenarnya beasiswa yang tersedia di dalam negeri juga tidak kalah menarik. Bahkan saat ini ada sistem kuliah blended learning yang tersedia di banyak universitas, sistem kuliah ini bisa dimanfaatkan oleh karyawan yang ingin mendapatkan pendidikan lebih tinggi lagi.