Tips Membersihkan Karpet Jenis Karet

Karpet telah menjadi komponen standar di dalam mobil. Fungsinya tidak bisa diremehkan. Karpet itu seperti ornamen estetika di dalam mobil. Karena tanpa itu, Anda akan melihat pelat di lantai interior. Selain itu, secara tidak langsung, keset mobil juga berkontribusi terhadap kenyamanan. Dengan dimensinya yang tebal, perasaan nyaman dan kelembutan segera diterima saat kaki mendarat di atasnya.

Tidak berhenti sampai di situ saja, karpet telah terbukti berperan dalam hal akustik interior. Alas alas, biasanya terdiri dari banyak lapisan, juga bertindak sebagai peredam kabin. Banyak kegiatan di dalam kabin, membuat komponen ini mustahil dibersihkan. Berbagai noda tentu saja menjadi ancaman besar bagi karpet. Selain merusak layar, noda yang menempel pada tikar mobil bahkan dapat mengundang bau serangga.

Untuk melakukan ini, masukkan ritual pembersihan karpet ke daftar pembersihan rutin kendaraan Anda. Namun sebelum kita mulai, mari kita perhatikan jenis bahan karpet. Karena bahannya berbeda, beda cara membersihkannya. Tikar karet dan plastik, umumnya terletak di atas lapisan dasar karpet. Ia bekerja sebagai perisai tambahan yang melindungi alas tikar langsung dari serangan noda.

Jadi, apa cara terbaik untuk membersihkan karet dan tikar plastik? Untungnya, membersihkan karpet jenis ini cukup mudah. Ada dua metode umum yang bisa dilakukan. Itu semua tergantung pada berapa banyak waktu yang ingin Anda habiskan. Pada hari berawan, dalam cuaca berawan, Anda dapat membersihkan karet dan tikar plastik dengan mencuci mereka dengan sabun.

Sabun yang dipilih untuk jenis pencucian karpet ini juga fleksibel. Dapat mengandung sabun untuk cairan pencuci, deterjen, dan cairan pencuci piring. Namun, jangan mencuci sabun yang mengandung bahan kimia konsentrasi tinggi karena dapat merusak permukaan karet atau plastik. Cara mencucinya cukup mudah Mulailah dengan membasahi karet atau tikar plastik. Kemudian lapisi dengan sabun atau cairan pembersih. Kemudian sikat perlahan sampai Anda mendapatkan mousse. Jika noda keras kepala, seperti lumpur yang mengeras, gunakan sikat kaku untuk menyederhanakan proses pembersihan. Bilas dengan air jernih, lalu keringkan.

Sebelum memasangnya, pastikan sudah benar-benar kering, karena air yang tersisa di bagian bawah karpet dapat menempel pada alas alas kain. Ini berpotensi menyebabkan bau jangka panjang. Jika proses pengeringan tidak memungkinkan, itu bisa juga dikeringkan dengan kulit chamois. Lain halnya jika waktunya terbatas. Pembersihan dapat dilakukan dengan menggunakan pembersih umum, kemudian dibersihkan dengan chamois atau microfiber. Pembersih serba guna cenderung tidak berbau jika diserap oleh alas alas.